Postingan

Coaching Provinsi Kalimantan Tengah PembaTIK Level Berbagi

Gambar
  Coaching Provinsi Kalimantan Tengah  PembaTIK Level Berbagi     Coaching atau pembinaan merupakan salah satu agenda pada pembaTIK 2021 ini. Setiap provinsi mendapatkan jadwal yang berbeda , berikut jadwal kegiatan disetiap Provinsi Setiap Provinsi provinsi akan didampingi oleh DRB Provinsi serta tim tutor dari Pusdatin.

SEJARAH PENURUNAN,PENULISAN dan PEMELIHARAAN Al-QUR’AN

BABI PENDAHULUAN Latar belakang masalah Pada Zaman Rasulullah, Ayat Al-Qur'an tidak dikumpulkan atau dibukunan seperti sekarang. Namun disebabkan beberapa faktor, maka ayat Al-Qur'an dimulai dikumpulkan atau dibukukan, yaitu dikumpulkan didalam satu Mushaf. Pengumpulan Al-Qur'an pada masa Nabi hanya dilakukan pada dua cara yaitu dituliskan melalui benda-benda seperti yang terbuat dari kulit binatang, batu yang tipis dan licin, pelapah kurma, tulang binatang dan lain-lain. Tulisan-tulisan dari benda-benda tersebut dikumpulkan untuk Nabi dan beberapa diantaranya menjadi koleksi pribadi sahabat yang pandai baca tulis. Tulisan-tulisan melalui benda yang berbeda tersebut memang dimiliki oleh Rasulullah namun tidak tersusun sebagaimana mushaf yang sekarang ini. Pemeliharaan ayat-ayat Al-Qur'an juga dilakukan melalui hafalan baik oleh Rasulullah maupun oleh sahabat-sahabat beliau. [] Al-Qur'an adalah suatu kitab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW secara berkel...

Islam dan pluralisme

BAB I PENDAHULUAN       Tulisan ini dideskripsikan sebagai tugas mata kuliah Islam dan Isu- isu kontemporer. " Islam dan Pluralisme: Suatu Kajian terhadap Islam dan Isu- isu Kontemporer" merupakan tajuk yang dipilih untuk menjelaskan tema "Islam dan Isu- isu Pluralisme". Persoalan yang muncul kemudian bukanlah terletak pada tepat atau tidaknya tajuk ini dipilih untuk mengangkat tema pluralism sebagai salah satu isu kontemporer, akan tetapi, problem yang lebih krosial sebenarnya terletak pada tepat atau tidaknya pluralism diposisikan sebagai salah satu dari isu- isu kontemporer. Sebab, seperti yang pernah ditengarai Dawan Rahardjo dalam tulisannya yang bertajuk " Islam dan Multikulturalisme" yang dipublikasikan pada Buletin Kebebasan Edisi No II/Tahun 2007, karena pluralism cenderung dimaknai negatif sebagai paham menyamakan seluruh agama, maka ada semacam kecendrungan menarik istilah tersebut pada terminology lain yang lebih tepat, yaitu "Multikultu...
BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG MASALAH   Dalam filsafat modern dikenal beberapa aliran-aliran diantaranya aliran rekontrusionisme. Di zaman modern ini banyak menimbulkan krisis di berbagai bidang kehidupan manusia terutama dalam bidang pendidikan dimana keadaan sekarang merupakan zaman yang mempunyai kebudayaan yang terganggu oleh kehancuran, kebingungan dan kesimpangsiuran.   Untuk mengatasi krisis kehidupan modern tersebut aliran rekonstrusionisme menempuhnya dengan jalan berupaya membina konsensus yang paling luas dan mengenai tujuan pokok dan tertinggi dalam kehidupan umat manusia.   Oleh karena itu pada aliran rekonstruksionisme ini, peradaban manusia masa depan sangat di tekankan. di samping itu aliran rekonstruksionisme lebih jauh menekankan tentang pemecahan masalah, berfikir kritis dan sebagainya.   RUMUSAN MASALAH   Dalam makalah ini akan membahas tentang: Latar belakang lahirnya aliran reconstruksionisme Filsafat pendidikan reconstruksinisme Teori pendidikan reconstruksion...
BAB I SEBARAN PELUANG KONTINU   SEBARAN PELUANG KONTINU   Peubah acak kontinu berpeluang nol untuk mengambil tepat salah satu nilainya. Akibatnya, sebaran peluangnya tidak dapat diberikan dalam bentuk tabel. Pada awalnya ini akan mengherankan, tetapi lama – lama akan menjadi jelas apabila kita memperhatikan ilustrasi berikut ini. Perhatikan peubah acak yang menyatakan tinggi badan semua orang yang berusia diatas 20 tahun. Antara dua nilai sembarang, misalnya 163,5 cm dan 164,5 cm, terdapat tak hingga banyaknya tinggi, dan hanya satu yang tepat 164 cm. Peluang mengambil secara acak orang yang tingginya tepat 164 cm, dan bukan salah satu diantara tak hingga banyaknya tinggi yang sangat dekat dengan 164 cm tetapi yang tidak dapat lagi dibedakan oleh manusia, adalah sangat kecil. Sehingga kita memberikan peluang nol pada kejadian tersebut. Tetapi tidak demikian halnya, bila kita membicarakan peluang terambilnya seseorang yang tingginya sekurang – kurangnya 163 cm tetapi tidak lebih dari 1...